Call us on  +62 85 660 555 75

Home » Layanan Pasang Susuk » Pasang Susuk Langsung dari Pakar Susuk Profesional

Pasang Susuk Langsung dari Pakar Susuk Profesional

Pasang susuk langsung adalah salah satu layanan dari Ning Asmara berupa pemasangan susuk secara langsung. Tentu saja, Anda harus datang ke kantor kami yang berada di Semarang.

Namun, sebelum Anda datang ke kantor kami, silahkan membuat janji terlebih dahulu dengan staf administrasi kami. Dikarenakan kesibukan dari Ning Asmara, beliau tidak dapat menemui setiap klien mendadak atau tanpa mengadakan jadwal dulu.

Seperti yang Anda ketahui, susuk adalah sarana metafisik yang digunakan untuk meraih kelebihan tertentu. Pada umumnya susuk berwujud ‘benda asing’ yang dimasukkan ke dalam bagian tubuh. Benda asing tersebut biasanya berupa jarum kecil layaknya akupuntur, butiran emas, berlian, perak dan intan hingga bagian tubuh dari binatang tertentu.

Beberapa klien dari Ning Asmara, sebelum mengikuti pemasangan susuk secara langsung, mereka menanyakan mengenai kesterilan dari benda yang akan dimasukkan ke dalam tubuh. Alasannya mereka takut apabila setelah menggunakan susuk, kemudian timbul penyakit yang tidak diinginkan atau terdapat ketidaknyamanan di bagian tubuh yang dipasangi.

Pasang Susuk Langsung dari Pakarnya

Saat ini, Ning Asmara adalah ketua Asosiasi Supranatural Indonesia, organisasi yang bergerak di bidang pengembangan diri dan pengobatan alternatif yang memanfaatkan ilmu supranatural sebagai sumbernya.

Bukan sebuah kebetulan apabila Ning Asmara mampu menjadi ketua Asosiasi Supranatural Indonesia. Karena sejak masih kecil, beliau telah melewati pengalaman hidup luar biasa yang membuatnya menjadi seperti sekarang.

Berkat anugerah dari Tuhan Yang Kuasa, ketekunannya dalam mendalami ilmu supranatural, khususnya ilmu susuk pengasihan dan keikhlasannya dalam membantu orang-orang yang menemuinya, Ning Asmara mendapatkan kehormatan sebagai pemimpin organisasi tersebut.

Sebelum bergabung di organisasi supranatural, karena ilmu dan kemampuan khasnya dalam ilmu susuk, beliau mendapatkan julukan sebagai Pakar Susuk Pengasihan Nusantara. Oleh karena semakin banyaknya klien yang ingin mendapatkan manfaat dari susuk pengasihan Ning Asmara, akhirnya beliau memutuskan untuk membuka praktek di Semarang. Guna menjangkau masyarakat yang berada di luar wilayah Semarang, website ini pun akhirnya dibuat.

Anda tidak perlu khawatir mengenai kesterilan atau ketidaknyaman dalam menggunakannya. Bukankah Anda telah mengetahui profil dari pakar susuk Ning Asmara?

Seorang profesional dalam memasangkan susuk, tentu saja telah mengetahui titik-titik dalam tubuh yang tepat. Selain itu, pasang susuk secara langsung tidak akan menimbulkan rasa sakit. Karena cara pemasangannya menggunakan metode metafisik dimana klien tidak akan merasakan nyeri apapun tiba-tiba susuk telah masuk dan merasuk ke dalam tubuh.

Metode pemasangan susuk secara langsung dari Ning Asmara ini menggunakan media batu permata yang telah diritualkan dan diisi dengan energi yang diinginkan oleh klien. Terdapat berbagai alasan kenapa kami tidak menggunakan media layaknya jarum atau butiran logam mulia.

Pertama, banyak klien yang takut dan meragukan kesterilan jarum kecil tersebut. Meskipun kami telah memberikan berbagai penjelasan, tapi klien tetap tidak mampu menghilangkan rasa takutnya tersebut. Selain itu, apabila kami menggunakan butiran logam mulia seperti emas, intan atau berlian, beberapa klien akan merasa keberatan dengan mahar yang harus dibayarkan.

Bayangkan saja berapa harga dari emas, intan atau berlian di pasaran saat ini. Tentu saja, hal ini memberatkan mereka. Kecuali memang ada permintaan khusus dari klien dan mereka merasa mampu untuk membayarnya.

Sekali lagi kami ingatkan, susuk adalah energi dari mantra atau doa yang diucapkan oleh Ning Asmara. Batu permata bersifat sebagai media penyimpanan energi. Jadi, Anda tidak perlu meragukan kefektifannya. Karena yang lebih penting adalah energi yang terkandung di dalamnya, bukan media tersebut.

Lihat detil >> “Cara Mengikuti Layanan Pasang Susuk Langsung”