Call us on  +62 85 660 555 75

Home » TESTIMONI » Cengkeramannya Kuat Bak Macan Menangkap Buruan

Cengkeramannya Kuat Bak Macan Menangkap Buruan

Puji syukur, saat ini hubungan saya dan istri kembali membaik. Memang benar apa kata Ning Asmara sewaktu itu. Kata beliau, wanita itu kalau sudah dipenuhi 2 hal dalam hidupnya, bakal manut lulut sama pria alias bertekuk lutut.

2 hal tersebut adalah kebutuhan ranjang dan kebutuhan uang. Hal ini bukan berarti istri saya mata duitan atau sex mania ya. Tapi, sebagai lelaki atau kepala keluarga memang wajib memenuhi kebutuhan tersebut, yakni memberikan nafkah batin dan lahir.

Sebelum bertemu dengan Ning Asmara, istri sering uring-uringan. Omong ini salah, berbuat itu salah, kemana-mana kena damprat. Lama-lama bukan hanya saya saja, tapi anak-anak juga gak betah. Apa dia gak sadar, suami ini kerja banting tulang, bahkan gak cuma tulang aja yang dibanting. Seluruh tubuh ini tak banting, tapi perlakuannya kepada saya malah makin kurang ajar.

Kalau bukan karena sudah cukup berumur dan kasihan melihat masa depan anak-anak, saya pasti sudah kawin lagi. Kalau bukan karena ingat perjuangan kami membangung usaha bersama hingga bisa besar dan berkembang seperti ini, mungkin sudah saya tinggalkan.

Jika diingat-ingat, awal pernikahan dulu gak kayak gini. Istriku manutnya minta ampun, manggil saya pakai sebutan mas ditambah senyum malu-malu yang gemesin.

Pas saya lagi fokus kerja, eh tiba-tiba keinget masa-masa itu. Akhirnya, saya hubungi seorang teman yang memang biasa untuk tak jadikan tempat curhat. Di sinilah, akhirnya saya diperkenalkan dengan Ning Asmara.

Saya langsung berkunjung ke kantor beliau dengan menyampaikan segala uneg-uneg terkait masalah rumah tangga. Beliau menanggapi saya dengan penuh perhatian dan solusi yang diberikan pun mantap! Ya, itu tadi solusinya. Simpel, tapi manjur. Wanita butuh 2 hal untuk dipuaskan agar bisa bahagia dan manut pada suami.

 “Jangan cuma uangmu saja yang kamu gelontorkan. Tapi, perhatian dan kasih sayangmu juga. Sebelum mengulik-ulik dan komplain terhadap perubahan pada istrimu, lihat dan introspeksi dulu dirimu. Siapa tahu kamu dulu yang berubah. Siapa tahu sikapmu yang membuatnya berubah”.

Ucapan Ning Asmara menohok hati saya. Sebagai tanda cinta saya kepadanya, saya bawakan susuk vagina perawan. Saya berharap dengan susuk vagina perawan ini, hubungan kami menjadi lebih baik.

Terima kasih Ning Asmara atas wejangannya. Saya mencoba untuk kembali memperhatikan dan menyeimbangkan antara kebutuhan uang dan kebutuhan ranjangnya. Oh ya satu lagi, cengkeramannya makin kuat aja kaya macan nangkap buruan. Sekali ketangkep, gak mau dilepas.

Bagus Wijaya, 35 tahun – Kudus, Jawa Tengah – 085399275XXX